Sebuah arti untuk suatu kata cinta dan keindahan

          
 Apakah Arti Cinta itu ?
            Cinta boleh jadi merupakan suatu istilah yang sulit untuk dibatasi secara jelas. Kendatipun demikian, sulit juga untuk diungkapkan dan diingkari bahwa cinta adalah salah satu kebutuhan hidup manusia yang cukup fundamental. Begitu fundamentalnya sampai-sampai membawa Victor Hago, seorang punnjagga terkenal, pada satu kesimpulan: bahwa mati tanpa cita sama halnya dengan mati dengan penuh dosa.
Cinta memang erat hubungannya dengan manusia tetapi cinta adalah salah satu luka yang tertunda mengapa di katakan seperti itu karena cinta selalu datang kepada siapa pun dan kapan pun dan dia dapat membuat luka kepada semua orang ketik cinta datang di saat yang tidak tepat.
Cinta juga memiliki sifat bahwa cinta itu buta dan tidak memandang siapa pun orang untuk merasakan cinta , rasa cinta itu pun juga dapat muncul secara tiba-tiba walaupun tidak ada faktor yag mengakibatkan cinta itu muncul.
Hidup pun tanpa cinta akan terasa hampa ,semua mahluk di dunia ini pun pasti akan merasakan cinta walau hanya sementara. Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia karangan W.J.S. Purwodarminto, kasih syang diartikan dengan perasaan sayang, perasaan cinta tau perasaan suka kepada sesorang semua itu juga terpaut dengan keindahan sesuatu yang bagus, permai, cantik, elok dan semua sesuatu yang dinilai indah.
          Kendatipun demikian, hampir setiap orang tidak pernah berpikir tentang apa dan bagaimana cinta itu. Padahal berpikir tentang apa dan bagaimana cinta itu padahal, cinta bisa diibaratkan sebagai suatu seni yang sebagaimana bentuk seni lainnya sangat memerlukan pengetahuan dan latihan untuk bisa menggapainya.


apakah keindahan itu ?


Abad ke-18 pada saat itu pengertian keindahan telah dipelajari oleh para filsuf. Menurut The Liang Gie dalam bukunya “Garis Besar Estetik” (Filsafat keindahan) dalam bahasa Inggris keindahan itu di terjemahkan dengan kata “beautiful”, Prancis “beau” italia dan spanyol “bello”. Kata-kata itu berasal dari bahasa latin “bellum”. Akar katanya adalah “bonum”. Yang berarti kebaikan kemudian mempunyai bentuk pengecualian menjadi “bonellum” dan terakhir di pendekan sehingga di tulis “bellum”.
Selain itu menurut luasnya dibedakan pengertian:
1). Keindahan dalam arti luas.
2). Keindahan dalam arti astetik murni.
3). Keindahan dalam arti terbatas dalam hubungannnya dengan pengertian.
The Liang Gie menjelaskan bahwa keindahan dalam arti luas mengandung pengertian, ide lebarkan misalnya Plato menyebut watak yang indah dan hukum yang indah, sendangkan Aristoteles merumuskan keindahan sebagai sesuatu yang baik dan juga menyenangkan.
Menurut diri saya keindahan adalah sebuah ungkapan manusia saat melihat hal yang luar biasa atau melihat hal yang biasanya belum pernah dilihat dan mengungkapkannya dengan kata-kata keindahan.
Dari ciri itu kita ambil bahwa keindahan tersusun dari berbagai keselarasan dan kebalikan dari garis, warna, bentuk dan kata-kata.
Jadi keindahan pada dasarnya adalah sejumlah kualitas pokok tertentu yang terdapat pada suatu hal. Kualitas yang paling sering disebut adalah kesatuan (unity). Keseimbangan (balance), dan kebaikan.

Komentar

Postingan Populer